.

.

Muhammad : 7

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik [Al-Imran : 110]

As-Shof : 4

Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.[As-Shof : 4]

Bergerak atau Tergantikan

“Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu.Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu.Tetaplah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menemanimu.”

Hidup Mulia atau Mati Syahid

Ketika Kau Lahir di Dunia dengan Tangisan, Dunia Gembira Riang Menyambutmu. Ketika Kau Gugur sebagai Pahlawan, Dunia Mengangisimu, Namun Ruhmu gembira menyambut Syurga-Nya

Kita adalah Penyeru

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik [Al-Imran : 110]

Kamis, 27 Oktober 2016

Belajar Sukses dari Batik Trusmi

#SuksesUsiaMuda || Shally Giovani -- Pemilik Moll Batik Terbesar di Indonesia @Cirebon di Usia 22 tahun... Siapa Sangka...??? Kondisi keluarga yg Broken Home menyebabkan beliau pada Usia 17 Tahun lulus SMA langsung menikah dgn suaminya yg berumur 17 tahun juga berasal dari Sekolah yg sama, tanpa pacaran katanya hanya kenal saja..
Awal mula jualan Kain Kafan bersama Suami tercinta, dan terus berkembang di Usaha Batik. Dan menjadi besar. Usia 22 tahun memiliki Mall Batik terbesar (luas 1,5 Hektar) mendapat Rekor MURI... Usia 27 Tahun sudah memiliki 10 Outlet dan 1 Mall Besar di Cirebon, Dan Memberdayakan sekitar lebih dari 1.200 orang pekerja.... Kini sedang membangun Usaha Properti Apartemen yg dikelola oleh suaminya... Dan NANTI nya memiliki IMPIAN Memperdayakan Orang dalam Usahanya sebanyak 1jt orang pekerja sebagai usaha membuka lapangan pekerjaan.. Bermanfaat bagi banyak orang...

Sabtu Pagi

#SabtuPagi -- Disaat para Pekerja Liburan di Rumah atau Jalan-Jalan dengan Keluarga... 
Para Pengusaha sudah keluar lebih pagi untuk membangun jaringan dan menjalankan Usahanya... perlu pengorbanan besar untuk "membesarkan" usahanya dalam jangka panjang.. 
5-10 tahun pertama mungkin harus tertatih-tatih... 
Namun 10 tahun setelah itu akan terlihat buah hasil dari kerja kerasnya... 

#strategiJangkaPanjang 
#asiknyaJualan 
#mulaiKecil2an 
#MaestroCorp

Pergi Pagi Buta

Pergi Pagi Buta... Pulang Malam Gulita.. Ini Realita.. Yang Terjadi di Negeri kita.. Para Pekerja Bogor-Jakarta.. Untuk mencari Harta.. Walau Kesehatan menjadi taruhannya.. Semangat Para Pekerja... #pilihanHidup#pekerja #vs #pengusaha

Tentang Memanah -- Training For Trainer

#Siap #Kontribusi Lebih.. || Karena Memanah bukan sekedar Shooting Arrow. Namun tentang Membangun Karakter -- Calm, Focus, Brave, Win...

Memanah adalah bagaimana Sikap kita yg tadinya Liar, menjadi lebih tenang menghadapi Masalah... 

Memanah adalah bagaimana Hati, Fikiran, Ruh kita menyatu dalam 1 Fokus Tujuan.... 

Memanah adalah bagaimana Diri kita Berani Mengambil Keputusan dengan Pertimbangan Matang dan Tak Mudah Goyah..

Memanah adalah bagaimana Kita yakin dengan Niat, Ikhtiar dan Kontinuitas dalam Memenangkan Sebuah Pertarungan Hidup...

Karena itulah mengapa Rosulullah menyuruh kita berlatih memanah sedari Dini... Karena akan dibentuk Pribadi yg Kompetitif dan Siap menghadapi masa depan..

#TuntutIlmuLagi #SertifikasiCoach

Rabu, 26 Oktober 2016

Tentang Memanah (part 2) -- Hikmah Memanah

#HikmahMemanah  --  Rasul pernah berkata bahwa Ajari anak kita untuk memanah sejak kecil. Hikmahnya banyak loh. Beberapa diantaranya, Memanah membentuk Karakter Anak sejak kecil agar kelak masa depan menjadi Calon Pemimpin yg Berkualitas.
.

(1) Fisik Kuat -- Melatih otot tangan, belikat, badan, core, kaki dll agar lebih kuat dan stabil...
(2) Konsentrasi -- Melatih Konsentrasi kepada sebuah tujuan. Butuh waktu lama untuk mengatur pola konsentrasi dalam memanah. Karena tembakan anak panah yg pertama dengan berikutnya akan berbeda secara akurasi...
(3) Ketenangan -- Tenang Fikir, Hati, dan Jiwa. Jika tidak dipadukan, maka lesatan anak Panah akan goyang dan tak bagus...
(4) Berani  -- Berani dalam mengambil keputusan. Perbedaan antara Bocah dengan Dewasa adalah Kematangan dalam Berfikir, ya Mengambil Keputusan.
(5) Bersyukur -- Ketika anak panah dilesatkan dan mengenai/tidak mengenai target, maka syukurilah. Ucapkan Alhamdulillah. Dan segera Evaluasi sejauh mana latihan kita. Bersyukur atas segala sesuatu..
(6) Banyak yg lain lagi...
.


Karena itu,  BENAR LAH Rasul menyuruh kita untuk berlatih memanah sedari kecil. Membentuk Pribadi Berkarakter.... #IndonesiaMemanah #BareBow #HorseBow #AAC

Tentang Memanah (part 1) -- Indonesia Memanah

#IndonesiaMemanah --.

Membentuk Karakter Tangguh Sedari Dini.. Calm, Focus, Brave, Win.... Pembinaan Karakter ala Rasulullah... Umur 1-6 tahun belajar Berenang. Umur 6-10 tahun belajar Memanah. Umur 10 keatas belajar berkuda. Sehingga para Sahabat Rasulullah ketika zamannya, menjadi pribadi tangguh. Tak heran banyak Sahabat Rasul yg menjadi Panglima atau Tokoh Masyarakat di Umur Belasan atau dibawah umur 20 tahun...
.

#ArcheryLife๐ŸŽฏ #Memanah #BentukKarakter #RevolusiKarakter #SudahTerbukti

Nabi Muhammad SAW Menganjurkan Ummat Islam Memanah

 By : Ihsan Tandjung

Setiap hari Uqbah bin Amir Al Juhani keluar dan berlatih memanah, kemudian ia meminta Abdullah bin Zaid agar mengikutinya namun sepertinya ia nyaris bosan. Maka Uqbah berkata, “Maukah kamu aku kabarkan sebuah hadits yang aku dengar dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam?” Ia menjawab, “Mau.” Uqbah berkata, “Saya telah mendengar beliau bersabda:
ูŠُุฏْุฎِู„ُ ุจِุงู„ุณَّู‡ْู…ِ ุงู„ْูˆَุงุญِุฏِ ุซَู„َุงุซَุฉَ ู†َูَุฑٍ ุงู„ْุฌَู†َّุฉَ ุตَุงุญِุจَู‡ُ ุงู„َّุฐِูŠ ูŠَุญْุชَุณِุจُ
ูِูŠ ุตَู†ْุนَุชِู‡ِ ุงู„ْุฎَูŠْุฑَ ูˆَุงู„َّุฐِูŠ ูŠُุฌَู‡ِّุฒُ ุจِู‡ِ ูِูŠ ุณَุจِูŠู„ِ ุงู„ู„َّู‡ِ
ูˆَุงู„َّุฐِูŠ ูŠَุฑْู…ِูŠ ุจِู‡ِ ูِูŠ ุณَุจِูŠู„ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَู‚َุงู„َ ุงุฑْู…ُูˆุง ูˆَุงุฑْูƒَุจُูˆุง
ูˆَุฅِู†ْ ุชَุฑْู…ُูˆุง ุฎَูŠْุฑٌ ู…ِู†ْ ุฃَู†ْ ุชَุฑْูƒَุจُูˆุง
“Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla akan memasukkan tiga orang ke dalam surga lantaran satu anak panah; orang yang saat membuatnya mengharapkan kebaikan, orang yang menyiapkannya di jalan Allah serta orang yang memanahkannya di jalan Allah.” Beliau bersabda: “Berlatihlah memanah dan berkuda. Dan jika kalian memilih memanah maka hal itu lebih baik daripada berkuda.” (AHMAD – 16699)
Hadits di atas menggambarkan betapa Rasulullah saw sangat menganjurkan agar seorang muslim peduli dengan persiapan untuk berjihad di jalan Allah. Memanah dan berkuda merupakan dua kegiatan yang terkait dengan hal itu. Dan seorang muslim perlu memiliki semangat untuk berjihad di jalan Allah. Mengapa? Karena Nabi saw memperingatkan bahwa raibnya semangat berjihad mengindikasikan hadirnya kemunafikan dalam diri.
ู…َู†ْ ู…َุงุชَ ูˆَู„َู…ْ ูŠَุบْุฒُ ูˆَู„َู…ْ ูŠُุญَุฏِّุซْ ู†َูْุณَู‡ُ
ุจِุงู„ْุบَุฒْูˆِู…َุงุชَ ุนَู„َู‰ ุดُุนْุจَุฉِ ู…ู† ู†ِูَุงู‚ٍ
“Barangsiapa mati dan belum berperang dan tidak pernah bercita-cita untuk berperang, maka ia mati dalam salah satu cabang kemunafiqan” (Abu Dawud 2141)
Seorang muslim diharapkan memiliki kecintaan kepada agamanya sehingga ia rela mengorbankan jiwanya demi kemuliaan Islam jika tuntutannya demikian. Dan berjihad di jalan Allah merupakan bukti tertinggi komitmen seorang muslim. Bahkan Al-Qur’an menggambarkan muslim yang bersedia mengorbankan jiwa dan hartanya demi menegakkan agama Allah adalah seperti orang yang terlibat dalam perniagaan terbaik dengan Allah SWT.
ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุง ู‡َู„ْ ุฃَุฏُู„ُّูƒُู…ْ ุนَู„َู‰ ุชِุฌَุงุฑَุฉٍ ุชُู†ْุฌِูŠูƒُู…ْ
ู…ِู†ْ ุนَุฐَุงุจٍ ุฃَู„ِูŠู…ٍ ุชُุคْู…ِู†ُูˆู†َ ุจِุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَุฑَุณُูˆู„ِู‡ِ ูˆَุชُุฌَุงู‡ِุฏُูˆู†َ ูِูŠ ุณَุจِูŠู„ِ ุงู„ู„َّู‡ِ
ุจِุฃَู…ْูˆَุงู„ِูƒُู…ْ ูˆَุฃَู†ْูُุณِูƒُู…ْ ุฐَู„ِูƒُู…ْ ุฎَูŠْุฑٌ ู„َูƒُู…ْ ุฅِู†ْ ูƒُู†ْุชُู…ْ ุชَุนْู„َู…ُูˆู†َ
“Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih?(yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya.” (QS Ash-Shoff 10-13)
Tradisi jihad sebagai sebuah perniagaan atau jual-beli antara orang beriman dengan Allah SWT bukan merupakan tradisi yang baru diperkenalkan oleh Nabi Akhir Zaman, yaitu Nabi Muhammad saw. Namun tradisi ini sudah Allah tetapkan semenjak diwahyukannya Kitab Taurat kepada Nabi Musa as dan Kitab Injil kepada Nabi Isa as.
ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ุงุดْุชَุฑَู‰ ู…ِู†َ ุงู„ْู…ُุคْู…ِู†ِูŠู†َ ุฃَู†ْูُุณَู‡ُู…ْ ูˆَุฃَู…ْูˆَุงู„َู‡ُู…ْ
ุจِุฃَู†َّ ู„َู‡ُู…ُ ุงู„ْุฌَู†َّุฉَ ูŠُู‚َุงุชِู„ُูˆู†َ ูِูŠ ุณَุจِูŠู„ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ูَูŠَู‚ْุชُู„ُูˆู†َ ูˆَูŠُู‚ْุชَู„ُูˆู†َ
ูˆَุนْุฏًุง ุนَู„َูŠْู‡ِ ุญَู‚ًّุง ูِูŠ ุงู„ุชَّูˆْุฑَุงุฉِ ูˆَุงู„ุฅู†ْุฌِูŠู„ِ ูˆَุงู„ْู‚ُุฑْุขู†ِ
Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur’an. (QS At-Taubah 111)
Allah SWT menawarkan kepada orang beriman agar menjual diri dan harta mereka kepada Allah SWT dengan bayarannya berupa surga untuk mereka. Wujud jual-belinya ialah berupa kesediaan seorang mukmin untuk berperang di jalan Allah, lalu ia membunuh atau terbunuh di medan perang. Perkara ini sudah Allah janjikan semenjak turunnya Kitab Taurat dan Injil kemudian Al-Qur’an. Ironisnya dewasa ini, masyarakat yahudi-nasrani yang mendominasi dunia diizinkan dan dimudahkan untuk membangun kekuatan militer mereka. Bahkan mereka dapat dengan seenaknya mengerahkan armada perangnya ke negeri mana saja yang mereka sukai. Termasuk ke negeri-negeri kaum muslimin sebagaimana yang kita saksikan di Palestina, Irak dan Afghanistan. Kehadiran pasukan mereka di bumi Islam tidak dipandang sebagai sebuah tindak kriminal atau pelanggaran hukum internasional. Sementara bila kaum muslimin berusaha mempersenjatai diri, maka mereka segera dilabel sebagai kelompok teroris.
Maka sudah tiba masanya bagi ummat Islam untuk memperhatikan kewajiban syariat yang satu ini. Tidak pantas bila ummat Islam menghindar untuk mempersiapkan diri membangun armada perang sedangkan Barat kafir yang diwakili oleh kekuatan militer yahudi-nasrani dibiarkan bebas menyusun bahkan memobilisasi kekuatan militer mereka sesuka hati. Oleh karenanya, sudah sewajarnya bila kaum muslimin berusaha sekuat tenaga untuk mempersiapakn berbagai kekuatan –termasuk armada perang- dalam rangka memenuhi perintah mulia Allah SWT.
ูˆَุฃَุนِุฏُّูˆุง ู„َู‡ُู…ْ ู…َุง ุงุณْุชَุทَุนْุชُู…ْ ู…ِู†ْ ู‚ُูˆَّุฉٍ ูˆَู…ِู†ْ ุฑِุจَุงุทِ ุงู„ْุฎَูŠْู„ِ
ุชُุฑْู‡ِุจُูˆู†َ ุจِู‡ِ ุนَุฏُูˆَّ ุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَุนَุฏُูˆَّูƒُู…ْ ูˆَุขุฎَุฑِูŠู†َ ู…ِู†ْ ุฏُูˆู†ِู‡ِู…ْ
ู„ุง ุชَุนْู„َู…ُูˆู†َู‡ُู…ُ ุงู„ู„َّู‡ُ ูŠَุนْู„َู…ُู‡ُู…ْ ูˆَู…َุง ุชُู†ْูِู‚ُูˆุง ู…ِู†ْ ุดَูŠْุกٍ
ูِูŠ ุณَุจِูŠู„ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ูŠُูˆَูَّ ุฅِู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฃَู†ْุชُู…ْ ู„ุง ุชُุธْู„َู…ُูˆู†َ
“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).” (QS Al-Anfal 60)
Untuk itu marilah kita memulai upaya persiapan tersebut dengan melakukan apa yang jelas-jelas telah dianjurkan oleh Rasulullah saw. Di antaranya ialah memanah.
ุณَู…ِุนْุชُ ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ูˆَู‡ُูˆَ ุนَู„َู‰ ุงู„ْู…ِู†ْุจَุฑِ ูŠَู‚ُูˆู„ُ
{ ูˆَุฃَุนِุฏُّูˆุง ู„َู‡ُู…ْ ู…َุง ุงุณْุชَุทَุนْุชُู…ْ ู…ِู†ْ ู‚ُูˆَّุฉٍ }
ุฃَู„َุง ุฅِู†َّ ุงู„ْู‚ُูˆَّุฉَ ุงู„ุฑَّู…ْูŠُ ุฃَู„َุง ุฅِู†َّ ุงู„ْู‚ُูˆَّุฉَ ุงู„ุฑَّู…ْูŠُ ุฃَู„َุง ุฅِู†َّ ุงู„ْู‚ُูˆَّุฉَ ุงู„ุฑَّู…ْูŠُ
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berada di atas mimbar berkata: “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi. Ketahuilah bahwa kekuatan itu adalah memanah, ketahuilah bahwa kekuatan itu adalah memanah, ketahuilah bahwa kekuatan itu adalah memanah!” (ABUDAUD – 2153)
ู‚َุงู„َ ุฑَุณُูˆู„ُ ุงู„ู„َّู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ู„َูŠْุณَ ุงู„ู„َّู‡ْูˆُ ุฅِู„َّุง ูِูŠ ุซَู„َุงุซَุฉٍ
ุชَุฃْุฏِูŠุจِ ุงู„ุฑَّุฌُู„ِ ูَุฑَุณَู‡ُ ูˆَู…ُู„َุงุนَุจَุชِู‡ِ ุงู…ْุฑَุฃَุชَู‡ُ ูˆَุฑَู…ْูŠِู‡ِ ุจِู‚َูˆْุณِู‡ِ ูˆَู†َุจْู„ِู‡ِ ูˆَู…َู†ْ
ุชَุฑَูƒَ ุงู„ุฑَّู…ْูŠَ ุจَุนْุฏَ ู…َุง ุนَู„ِู…َู‡ُ ุฑَุบْุจَุฉً ุนَู†ْู‡ُ ูَุฅِู†َّู‡َุง ู†ِุนْู…َุฉٌ ูƒَูَุฑَู‡َุง ุฃَูˆْ ู‚َุงู„َ ูƒَูَุฑَ ุจِู‡َุง
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak ada hiburan kecuali dalam tiga hal; seorang laki-laki yang melatih kudanya, candaan seseorang terhadap isterinya, dan lemparan anak panahnya. Dan barangsiapa yang tidak memanah setelah ia mengetahui ilmunya karena tidak menyenanginya, maka sesungguhnya hal itu adalah kenikmatan yang ia kufuri.” (NASAI – 3522)

Iklan

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites